DOWNLOAD EBOOK FARMASI FISIK

admin Comment(0)

Indeks Page: eks. Information: vii, hlm.: il.; 23 cm eks. 1. FARMASI Download Farmasi fisik, Jilid I: dasar-dasar farmasi fisik dalam ilmu farmasi. ​Download​ ​ebook​ ​farmakope indonesia​ ​edisi​ ​iv​ ​richmondtriumphregister.info microsoft​ ​windows​ ​portable​ . MODUL PRAKTIKUM farmasi richmondtriumphregister.info download fisika dasar edisi 7 jilid 3 halliday resnick walker - fisika dasar edisi 7 jilid 3 pantur erlangga kelas x file type pdf soal bab i dasar-dasar farmasi.


Author: DREW SERRAVALLI
Language: English, Spanish, Japanese
Country: Germany
Genre: Politics & Laws
Pages: 746
Published (Last): 21.07.2016
ISBN: 606-4-51213-883-8
ePub File Size: 23.65 MB
PDF File Size: 11.76 MB
Distribution: Free* [*Free Regsitration Required]
Downloads: 22675
Uploaded by: JODY

UNGUENTA (Ointment) Muhammad Ikhwan Rizki, richmondtriumphregister.info, Apt PS. Farmasi FMIPA Univ. Lambung Mangkurat [email protected] kelas I) Cetakan Ketiga Disusun Berdasarkan Kurikulum SMF KHUSUS DIPERGUNAKAN UNTUK SEKOLAH MENENGAH FARMASI. Add your answer · See all 4 questions about Kimia Fisika Untuk Universitas tolong beri saya ebook untuk menunjang pendidikan saya di bangku kuliah.

Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends. Home farmakognosi-jilid-1 farmakognosi-jilid-1 April 23, Author: Piping Aripin Category:

Yakni obat dalam keadaan murni atau campuran dalam bentuk serbuk, cairan, salep, tablet, pil, suppositoria atau bentuk yang mempunyai nama teknis sesuai dengan Farmakope Indonesia atau buku- buku lain yang ditetapkan pemerintah. Obat Paten: Yakni obat jadi dengan nama dagang yang terdaftar atas nama si pembuat atau dikuasakannya dan dijual dalam bungkus asli dari pabrik yang memproduksinya. Obat Baru: Yakni obat yang terdiri dari atau berisi suatu zat baik sebagai bagian yang berkhasiat maupun yang tidak berkhasiat, misalnya lapisan, pengisi, pelarut, bahan pembantu atau komponen lain yang belum dikenal, sehingga tidak diketahui khasiat atau kemurniannya.

Obat Tradisional: Adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan- bahan tersebut, cara tradisional telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.

Ruang Lingkup Farmakognosi Farmakognosi adalah sebagai bagian biofarmasi, biokimia dan kimia sintesa, sehingga ruang lingkupnya menjadi luas seperti yang diuraikan dalam definisi Fluckiger.

Sedangkan di Indonesia saat ini untuk praktikum Farmakognosi hanya meliputi segi pengamatan makroskopis, mikroskopis dan organoleptis yang seharusnya juga mencakup identifikasi, isolasi dan pemurnian setiap zat yang terkandung dalam simplisia dan bila perlu penyelidikan dilanjutkan ke arah sintesa. Sebagai contoh: Chloramphenicol dapat dibuat secara sintesa total, yang sebelumnya hanya dapat diperoleh dari biakkan cendawan Streptomyces venezuela. Jika bahan alam yang berkhasiat obat ini dikoleksi, dikeringkan, diolah, diawetkan dan disimpan, akan diperoleh bahan yang siap pakai atau simplisia, disinilah keterkaitannya dengan farmakognosi.

Simplisia yang diperoleh dapat berupa rajangan atau serbuk. Jika dilakukan uji khasiat, diadakan pengujian toksisitas, uji pra klinik dan uji klinik untuk menentukan fitofarmaka atau fitomedisin ; bahan — bahan fitofarmaka inilah yang disebut obat. Bila dilakukan uji klinik, maka akan diperoleh obat jadi. Serbuk dari simplisia jika diekstraksi dengan menggunakan berbagai macam metode ekstraksi dengan pemilihan pelarut , maka hasilnya disebut ekstrak.

Apabila ekstrak yang diperoleh ini diisolasi dengan pemisahan berbagai kromatografi, maka hasilnya disebut isolat. Jika isolat ini dimurnikan, kemudian ditentukan sifat — sifat fisika dan kimiawinya akan dihasilkan zat murni, yang selanjutnya dapat dilanjutkan penelitian tentang identifikasi, karakterisasi, elusidasi struktur dan spektrofotometri. Proses ekstraksi dari serbuk sampai diperoleh isolat bahan obat dibicarakan dalam fitokimia dan analisis fitokimia. Bahan obat jika diadakan uji toksisitas dan uji pra klinik akan didapatkan obat jadi.

Mulai dari bahan obat sampat didapatnya obat jadi dapat diuraikan dalam skema berikut: Alam Morfologi Tumbuhan Bahan Alam: Hubungan Farmakognosi Dengan Botani - Zoologi Simplisia harus mempunyai identitas botani — zoologi yang pasti, artinya harus diketahui dengan tepat nama latin tanaman atau hewan dari mana simplisia tersebut diperoleh, misalnya: Atas dasar pentingnya identitas botani — zoologi maka nama —nama tanaman atau hewan dalam Farmakope selalu disebut nama latin dan tidak dengan nama daerah, karena satu nama daerah seringkali berlaku untuk lebih dari satu macam tanaman sehingga dengan demikian nama daerah tidak selalu memberikan kepastian identitas.

Dengan demikian menetapkan identitas botani — zoologi secara tepat adalah langkah pertama yang harus ditempuh sebelum melakukan kegiatan-kegiatan lainnya dalam bidang farmakognosi. Hubungan Farmakognosi Dengan Ilmu — Ilmu Lain Sebelum kimia organik dikenal, simplisia merupakan bahan utama yang harus tersedia di tempat meramu atau meracik obat dan umumnya diramu atau diracik sendiri oleh tabib yang memeriksa sipenderita, sehingga dengan cara tersebut Farmakognosi dianggap sebagai bagian dari Materia Medika.

Simplisia diapotik kemudian terdesak oleh perkembangan galenika, 3 sehingga persediaan simplisia di apotik digantikan dengan sediaan — sediaan galenik yaitu, tingtur, ekstrak, anggur dan lain — lain.

Farmakope Indonesia Edisi 3 Download

Kemudian setelah kimia organik berkembang, menyebabkan makin terdesaknya kedudukan simplisia di apotik - apotik. Tetapi hal ini bukan berarti simplisia tidak diperlukan lagi, hanya tempatnya tergeser ke pabrik - pabrik farmasi, Tanpa adanya simplisia di apotik tidak akan terdapat sediaan-sediaan galenik, zat kimia murni maupun sediaan bentuk lainnya, misalnya: Injeksi Kinin Antipirin, Secara sepintas Kinina antipirin dibuat secara sintetis tetapi dari sediaan tersebut hanya Antipirin saja yang dibuat sintetis sedangkan kinina hanya dapat diperoleh jika ada Kulit Kina, sedangkan untuk mendapatkan kulit kina yang akan ditebang atau dikuliti adalah dari jenis Cinchona yang dikehendaki.

Untuk memperoleh jenis Cinchona yang dikehendaki tidak mungkin diambil dari jenis Cinchona yang tumbuh liar, sehingga harus ada cara pengumpulan dan perkebunan yang baik dan terpelihara. Dalam perkebunan ini farmakognosi erat hubungannya dengan ilmu-ilmu lain misalnya: Biokimia, dalam pembuatan zat-zat sintetis seperti Kortison, Hidrokortison dan lain - lainnya. Dari contoh - contoh tersebut maka dapat diketahui bahwa ruang lingkup Farmakognosi tidak terbatas pada pengetahuan tentang simplisia yang tertera dalam Farmakope, tetapi meliputi pemanfaatan alam nabati- hewani dan mineral dalam berbagai aspeknya di bidang farmasi dan Kesehatan.

Sejarah Dan Perkembangan Farmakognosi Pada kurang lebih tahun sebelum masehi, penggunaan tanaman obat sudah dilakukan orang, hal ini dapat diketahui dari lempeng tanah liat yang tersimpan di Perpustakaan Ashurbanipal di Assiria, yang memuat simplisia antara lain kulit delima, opium, adas manis, madu, ragi, minyak jarak.

Juga orang Yunani kuno misalnya Hippocrates sebelum masehi , seorang tabib telah mengenal kayu manis, hiosiamina, gentiana, kelembak, gom arab, bunga kantil dan lainnya. Farmakognosi mulai berkembang pesat setelah pertengahan abad ke 19 dan masih terbatas pada uraian makroskopis dan mikroskopis. Dan sampai dewasa ini perkembangannya sudah sampai ke usaha- usaha isolasi, identifikasi dan juga teknik-teknik kromatografi untuk tujuan analisa kualitatif dan kuantitatif.

Farmasi download fisik ebook

Ejaan Latin Meskipun alfabet Latin sama dengan alfabet yang dipergunakan dalam bahasa Indonesia, tetapi dengan ejaan yang disempurnakan pada bahasa Indonesia, maka terrdapat perbedaan cara pengucapan dari beberapa huruf dan rangkaian huruf. Cara pembacaan huruf — huruf atau rangkaian — rangkaian huruf Latin yang dimaksud, dapat kita lihat pada contoh — contoh berikut ini: Tata Nama Latin Tanaman Nama Latin tanaman terdiri dari 2 kata, kata pertama disebut nama genus dan perkataan kedua disebut petunjuk species , misalnya nama latin dari padi adalah Oryza sativa, jadi Oryza adalah genusnya sedangkan sativa adalah petunjuk speciesnya.

Huruf pertama dari genus ditulis dengan huruf besar dan huruf pertama dari petunjuk species ditulis dengan huruf kecil. Nama ilmiah lengkap dari suatu tanaman terdiri dari nama latin diikuti dengan singkatan nama ahli botani yang memberikan nama latin tersebut. Beberapa contoh adalah sebagai berikut: Dryopteris filix — mas Strychnos nux - vomica Hibiscus rosa - sinensis Kadang- kadang terjadi penggunaan 1 nama latin terhadap 2 tanaman yang berbeda, hal ini disebut homonim dan keadaan seperti ini terjadi sehingga ahli botani lain keliru menggunakan nama latin yang bersangkutan terhadap tanaman lain yang juga cocok dengan uraian morfologis tersebut.

Tata Nama Simplisia Dalam ketentuan umum Farmakope Indonesia disebutkan bahwa nama simplisia nabati ditulis dengan menyebutkan nama genus atau species nama tanaman, diikuti nama bagian tanaman yang digunakan. Ketentuan ini tidak berlaku untuk simplisia nabati yang diperoleh dari beberapa macam tanaman dan untuk eksudat nabati.

Capsici frutescentis Fructus Keterangan: Nama spesies: Cinchona succirubra Nama genus: Cinchona Petunjuk species: Tempat Tumbuh Pengertian tumbuh adalah daerah yang banyak menghasilkan simplisia yang bersangkutan.

Data tentang tempat tumbuh asli kadang-kadang hanya mempunyai nilai sejarah dan tidak mempunyai arti ekonomis, misalnya: Beberapa Definisi Simplisia: Simplisia nabati: Simplisia hewani: Simplisia mineral pelikan: Sifat lainnya adalah sukar larut dalam air, dengan suatu asam akan membentuk garam alkaloid yang lebih mudah larut dalam air. Contohnya Codein, Papaverin, Atropin 6. Adalah suatu zat yang oleh enzim tertentu akan terurai menjadi satu macam gula serta satu atau lebih zat bukan gula.

Sering mempunyai nama dengan akhiran ase, seperti: Amilase, Penisilinase dan lain- lain. Daya kerjanya dibatasi oleh suhu , dimana pada suhu 00 C tidak akan aktif dan diatas C akan mati. Tubuh manusia sendiri tidak dapat memproduksi vitamin. Bahan organik asing, disingkat benda asing, adalah satu atau keseluruhan dari apa yang disebutkan dibawah ini: Fragmen bagian atau bagian tanaman asal simplisia selain bagian tanaman yang disebutkan dalam paparan makroskopik atau bagian sedemikian yang nilai batasnya disebut monografi b.

Hewan atau hewan asing berikut fragmennya, zat yang dikeluarkan hewan, kotoran hewan, batu, tanah atau zat pengotor lainnya K. Budidaya Tanaman Obat Berdasarkan kenyataan hingga sekarang sumber simplisia nabati sebagian masih diperoleh dengan menebang atau memungut langsung dari tempat tumbuh alami.

Sedangkan pembudidayaan tanaman obat masih terbatas pada jenis-jenis tertentu. Penambangan simplisia tanpa pertimbangan atau pengelolaan yang baik demi kesetimbangan alam, akan dapat mengakibatkan kelangkaan.

Bahkan sering terjadi, dengan pengenalan teknologi baru atau pengabaian lingkungan tumbuh, dapat menimbulkan dampak akibat yang merugikan bagi kelestarian suatu species. Adanya tindakan pembudidayaan, 8 merupakan suatu tindakan pengadaan atau penyediaan simplisia secara kontinyu dan teratur yang sekaligus dapat merupakan suatu pelestarian nuftah. Pembudidayaan tanaman obat dapat pula merupakan usaha utama atau sambilan yang dapat menambah pendapatan keluarga.

Dipekarangan pengembangan TOGA tanaman obat keluarga berarti pendayagunaan lahan untuk untuk memenuhi nilai estetika maupun untuk keperluan kesehatan. Umumnya simplisia hasil budidaya pedesaan mutunya belum tinggi.

Hal ini umumnya karena kurang intensifnya penanaman, meliputi cara bertanam, pemeliharaan dan panen. Bahkan sering penentuan waktu panen lebih banyak berorientasi kepada harga pasar dari pada stadia tumbuh yang erat hubungannya dengan tingginya hasil dan kualitas.

Budidaya tanaman obat pada hakekatnya adalah suatu cara pengelolaan sehingga suatu tanaman obat dapat mendatangkan hasil tinggi dan bermutu baik. Keadaan ini bisa terjadi jika tanaman dapat tumbuh pada lingkungan yang sesuai , antara lain pada kesuburan tanah sepadan, iklim yang sesuai dengan teknologi tepat guna.

Tahap pembudidayaan tanaman dilakukan sebagai berikut: Pengelolaan tanah Sebagian besar tanaman obat diusahakan di tanah kering. Pada dasarnya pengolahan tanah bertujuan menyiapkan tempat atau media tumbuh yang serasi bagi pertumbuhan tanaman.

Pada kesuburan fisik dan kesuburan kimiawi. Jika kedua macam kesuburan telah dipenuhi untuk jenis tanaman yang diusahakan. Kesuburan fisik sangat erat hubungannya dengan struktur tanah yang menggambarkan susunan butiran tanah, udara, dan air, sehingga dapat menjamin aktivitas akar dalam mengambil zat-zat yang diperlukan tanaman.

Sedangkan kesuburan kimiawi sangat erat hubungannya dengan kemampuan tanah menyediakan kebutuhan nutrisi tanaman. Kedua kesuburan tersebut saling berinteraksi dalam menentukan tingkat kesuburan bagi pertumbuhan tanaman. Di samping itu, pengolahan tanah mencakup pula menghilangkan gulma yang merupakan saingan tanaman, menimbun dan meratakan bahan organik yang penting bagi tanaman serta pertumbuhannya, saluran drainase untuk mencegah terjadinya kelebihan air seperti dikehendaki oleh tanaman.

Dalam pengolahan tanah memerlukan waktu mengingat terjadinya proses fisik , kimia dan biologis dalam tanah sehingga terbentuk suatu media yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam pengolahan tanah bagi tanaman obat antara lain: Bagi tanaman obat yang dipungut hasilnya dalam bentuk umbi tuber umumnya dikehendaki pengolahan-pengolahan tanah cukup dalam 25 — 40 cm , struktur gembur sehingga pertumbuhan umbi atau rimpang dapat berkembang dengan baik.

Menghindari tercampurnya bahan induk yang belum melapuk dalam daerah pekarangan tanaman. Untuk itu perlu adanya waktu yang cukup untuk memberi kesempatan terjadinya proses pelapukan, antara lain proses oksidasi, sehingga akan terbentuk lapisan tanah yang menjamin pertumbuhan akar. Hal itu penting yaitu pada waktu membuat lubang tanah sedalam 40x 60 bagi tanaman obat berbentuk pohon, seperti Cengkeh Eugenia caryophyllata , Kola Cola nitida.

Pembuatan teras — teras apabila tanah terlalu miring,agar erosi dapat diperkecil, misal dalam penanaman Sereh Cymbopogon nardus. Pengolahan tanah intensif, diusahakan bebas gulma pada awal pertumbuhan, yaitu untuk tanaman obat berhabitur perdu seperti Kumis kucing Orthosiphon stamineus , Mentol Mentha piperita , Timi Thymus vulgaris e. Pembuatan guludan sering dilengkapi dengan saluran drainase yang baik, terutama bagi tanaman yang tidak toleran terhadap genangan air.

Seperti Cabe Capsicum annuum. Penanaman Dalam penanaman dikenal dua cara utama yaitu penanaman bahan tanaman benih atau stek secara langsung pada lahan dan disemaikan dahulu baru kemudian diadakan pemindahan tanaman ke lahan yang telah disediakan atau disiapkan. Umumnya persemaian diadakan terutama bagi tanaman yang pada waktu masih kecil memerlukan pemeliharaan intensif. Tanpa perlakuan tersebut akan mengakibatkan tingkat kematian yang tinggi.

Disamping itu persemaian diperlukan apabila benih terlalu kecil sehingga sulit untuk mengatur tanaman sesuai dengan perkembangan teknologi tepat guna. Tujuan lain dari adanya persemaian agar dapat memanfaatkan menghemat waktu musim tanam tiba umumnya pada awal musim hujan , sehingga pada saat musim tiba tanaman telah mengawali tumbuh lebih dahulu.

Contohnya temulawak Curcuma xanthorrhiza , rimpang ditunaskan lebih dahulu pada persemaian yang lembab dan agak gelap, baru kemudian belahan rimpang dengan tunasnya ditanam di lahan. Hal-hal yang perlu mendapat pertimbangan pada penanaman tanaman obat antara lain: Mengingat pada umumnya penanaman pada lahan kering tanpa irigasi dan cuaca cukup panas maka penanaman dilakukan pada awal musim hujan.

Penanaman dengan jarak atau baris teratur akan lebih baik dipandang dari segi fisiologi tanaman pemeliharaan dan estetika.

farmakognosi-jilid-1

Penanaman secara tunggal monokultur terutama bagi tanaman yang tidak tahan cahaya matahari, misalnya Mentol Mentha piperita. Penanaman ganda dapat dilakukan pada tanaman yang memerlukan naungan ataupun untuk pertumbuhannya dapat beradaptasi terhadap sinar matahari tidak langsung, misalnya Kemukus Piper cubeba.

Tanaman yang dapat saling bertoleransi terhadap persaingan karena dapat memenuhi beberapa tujuan antara lain: Penggunaan alat penopang bagi tanaman obat yang berbatang merambat dengan sistem tanaman ganda, tiang penopang dapat saja diganti dengan tanaman tegak lalu yang dapat juga menghasilkan.

Populasi tanaman erat hubungannya dengan hasil, antara lain dipengaruhi oleh terjadinya persaingan antara tanaman dan kesuburan tanah. Pemeliharaan tanaman Beberapa faktor penghambat produksi, misalnya gulma, hama penyakit harus ditekan sehingga batas tertentu.

Fisik farmasi download ebook

Demikian pula faktor penghambat lingkungan fisik dan kimia , seperti kekurangan air, tingginya suhu, kesuburan tanah, hendaknya 10 diperkecil pengaruhnya. Perlu dilakukan pemupukan, misalnya pemupukan nitrogen pada kandungan alkaloida pada tanaman tembakau Nicotiana tobacum.

Demikian pula tindakan pemangkasan merupakan bentuk pemeliharaan lain. Beberapa tindakan pemeliharaan pada tanaman obat adalah: Bibit yang mudah layu, perlu adanya penyesuaian waktu tanamnya sehingga tidak mendapat sinar matahari berlebihan, misalnya penanaman Tempuyung Sonchus arvensis hendaknya dilakukan pada sore hari dan diberi naungan sementara.

Penyiangan yang intensif guna menekan populasi gulma disamping dapat mengurangi kesempatan tumbuh tanaman usaha juga dapat mengganggu kebersihan hasil pada saat panen misal pada tanaman Mentha arvensis c. Penimbunan dan penggemburan dilakukan agar memperbaiki sifat tanah tempat tumbuh. Perbaikan saluran drainase untuk mencegah terjadinya genangan atau kelebihan air yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Farmasi fisik ebook download

Untuk mengurangi evaporasi penguapan air tanah, sehingga kelembaban tanah dapat tetap sesuai , dilakukan pemberian mulsa. Pemangkasan bunga, yang berarti mencegah perubahan fase vegetatif ke generatif yang banyak memerlukan energi, sehingga kandungan bahan berkhasiat sebagai sumber energi tidak berkurang.

Pada tanaman Dioscorea compositae kandungan glikosida diosgenin dapat bertambah dengan dilakukan pemangkasan bunga. Pemangkasan pucuk batang akan menstimulir percabangan, sehingga dapat menambah jumlah daun yang tumbuh serta kandungan alkaloida dalam akar bertambah.

Misalnya pada tanaman Kumiskucing Orthosiphon stamineus.

Pemupukan nitrogen dapat meningkatkan kandungan alkaloida dalam akar Pule pandak Rauwolfia serpentina. Pemungutan hasil panen Penentuan saat panen suatu tanaman obat hendaknya selalu diingat akan kwantitas dan kwalitas simplisia. Hal ini mengingat jumlah zat berkhasiat dalam tanaman tidak selalu konstan sepanjang tahun atau selama tanaman siklus hidupnya, tetapi selalu berubah dipengaruhi oleh perubahan lingkungan. Misalnya tanaman Kelembak Rheum officinale tidak mengandung derivat antrakinon dalam musim dingin, melainkan antranol, yang dirubah menjadi antrakinon pada musim panas.

Umur tanaman juga umumnya merupakan faktor penting dalam akumulasi bahan yang diinginkan. Beberapa penentuan pedoman saat panen: Bagi tanaman Empon-empon familia Zingiberaceae , panen dilakukan umumya pada saat bagian tanaman diatas tanah menua atau kuning yang biasanya terjadi pada musim kering,dan jika yang diambil akarnya. Misalnya temulawak Curcuma xanthorrhiza b. Daun dipungut sewaktu proses fotosintesa maksimal yaitu sebelum pembentukan buah.

Misal tanaman Saga Abrus praecatorius. Bunga dipetik selagi masih kuncup sebelum berkembang misal pada cengkeh Eugenia caryophyllata. Buah dipetik menjelang masak, misal Solanum laciniatum sedangkan adas Anethum graveolens dipetik setelah masak benar. Biji dipungut sebaiknya pada saat buah masak Kulit diambil sewaktu bertunas L.

Pengolahan Simplisia 1. Pengeringan Hasil panen tanaman obat untuk dibuat simplisia umumnya perlu segera dikeringkan. Tujuan pengeringan adalah untuk mengurangi kadar air, untuk menjamin dalam penyimpanan, mencegah pertumbuhan jamur, serta mencegah terjadinya proses atau reaksi enzimatika yang dapat menurunkan mutu. Dalam pengeringan faktor yang penting adalah suhu, kelembaban dan aliran udara ventilasi. Sumber suhu dapat berasal dari matahari atau dapat pula dari suhu buatan.

Umumnya pengeringan bagian tanaman yang mengandung minyak atsiri atau komponen lain yang termolabil, hendaknya dilakukan pada suhu tidak terlalu tinggi dengan aliran udara berlengas rendah secara teratur. Untuk simplisia yang mengandung alkaloida, umumnya dikeringkan pada suhu kurang dari 70 0 C.

Agar dalam pengeringan tidak terjadi proses pembusukan , hendaknya simplisia jangan tertumpuk terlalu tebal. Sehingga proses penguapan berlangsung dengan cepat. Sering suhu yang tidak terlalu tinggi dapat menyebabkan warna simplisia menjadi lebih menarik.

Misalnya pada pengeringanTemulawak suhu awal pengeringan dengan panas buatan antara 50 0— 55 0 C. Pengawetan Simplisia nabati atau simplisia hewani harus dihindarkan dari serangga atau cemaran atau mikroba dengan penambahan kloroform, CCl4, eter atau pemberian bahan atau penggunaan cara yang sesuai, sehingga tidak meninggalkan sisa yang membahayakan kesehatan.

Wadah Wadah adalah tempat penyimpanan artikel dan dapat berhubungan langsung atau tidak langsung dengan artikel. Wadah langsung wadah primer adalah wadah yang langsung berhubungan dengan artikel sepanjang waktu. Sedangkan wadah yang tidak bersentuhan langsung dengan artikel disebut wadah sekunder. Wadah dan sumbatnya tidak boleh mempengaruhi bahan yang disimpan didalamnya baik secara fisika maupun kimia, yang dapat mengakibatkan perubahan kekuatan, mutu atau kemurniannya hingga tidak memenuhi persyaratan resmi.

Wadah tertutup baik: Suhu penyimpanan Dingin: Kecuali dinyatakan lain, bahan yang harus di simpan pada suhu sejuk dapat disimpan pada lemari pendingin. Suhu kamar terkendali adalah suhu yang di atur antara dan Panas berlebih: Tanda dan Penyimpanan Semua simplisia yang termasuk daftar narkotika, diberi tanda palang medali berwarna merah di atas putih dan harus disimpan dalam lemari terkunci.

Semua simplisia yang termasuk daftar obat keras kecuali yang termasuk daftar narkotika, diberi tanda tengkorak dan harus disimpan dalam lemari terkunci. Kemurnian Simplisia Persyaratan simplisia nabati dan simplisia hewani diberlakukan pada simplisia yang diperdagangkan, tetapi pada simplisia yang digunakan untuk suatu pembuatan atau isolasi minyak atsiri, alkaloida, glikosida, atau zat aktif lain, tidak harus memenuhi persyaratan tersebut.

Persyaratan yang membedakan strukrur mikroskopik serbuk yang berasal dari simplisia nabati atau simplisia hewani dapat tercakup dalam masing — masing monografi, sebagai petunjuk identitas, mutu atau kemurniannya. Benda asing Simplisia nabati dan simplisia hewani tidak boleh mengandung organisme patogen, dan harus bebas dari cemaran mikro organisme , serangga dan binatang lain maupun kotoran hewan.

Simplisia tidak boleh menyimpang bau dan warna, tidak boleh mengandung lendir , atau menunjukan adanya kerusakan. Sebelum diserbukkan simplisia nabati harus dibebaskan dari pasir, debu, atau pengotoran lain yang berasal dari tanah maupun benda anorganik asing.

Dalam perdagangan , jarang dijumpai simplisia nabati tanpa terikut atau tercampur bagian lain , maupun bagian asing, yang biasanya tidak mempengaruhi simplisianya sendiri.

Simplisia tidak boleh mengandung bahan asing atau sisa yang beracun atau membahayakan kesehatan. Bahan asing termasuk bagian lain tanaman yang tidak dinyatakan dalam paparan monografi.

Pemalsuan Dan Penurunan Mutu Simplisia Pemalsuan umumnya dilakukan secara sengaja, sedangkan penurunan mutu mungkin dilakukan secara tidak sengaja. Simplisia dianggap bermutu rendah jika tidak memenuhi persyaratan - persyaratan yang telah ditetapkan, khususnya persyaratan kadarnya.

Mutu rendah ini dapat disebabkan oleh tanaman asal, cara panen dan pengeringan yang salah, disimpan terlalu lama, kena pengaruh kelembaban, panas atau penyulingan. Simplisia dianggap rusak jika oleh sebab tertentu, keadaannya tidak lagi memenuhi syarat, misalnya menjadi basah oleh air laut, tercampur minyak pelumas waktu diangkut dengan kapal dan lain sebagainya.

Simplisia dinyatakan bulukan jika kwalitasnya turun karena dirusak oleh bakteri, cendawan atau serangga.

Simplisia dianggap dipalsukan jika secara sengaja diganti, diolah atau ditambahi bahan lain yang tidak semestinya. Misalnya minyak zaitun diganti minyak biji kapas, tetapi tetap dijual dengan nama minyak Zaitun. Tepung jahe yang ditambahi pati terigu agar bobotnya bertambah, ditambah serbuk cabe agar tetap ada rasa pedasnya, ditambah serbuk temulawak agar warnanya tampak seperti keadaan semula.

Pemerian Adalah uraian tentang bentuk, bau, rasa, warna simplisia, jadi merupakan informasi yang diperlukan pada pengamatan terhadap simplisia nabati yang berupa bagian tanaman kulit, daun, akar dan sebagainya. Isi Simplisia Isi simplisia dibagi dalam dua kelompok, yaitu isi utama dan isi tambahan. Keterangan tentang isi kadang-kadang malah merupakan kunci dalam sediaan-sediaan galenik. Kecuali dinyatakan lain, seluruh simplisia harus dihaluskan sesuai derajat halus yang ditetapkan..

Pengambilan Contoh Dan Metode Analisis Simplisia Perlu dipastikan bahwa contoh suatu simplisia harus mewakili bets yang diuji, untuk mengurangi penyimpangan yang disebabkan oleh kesalahan pengambilan contoh terhadap hasil analisis baik kwalitatif maupun kwantitatif.

Cara pengambilan contoh berikut merupakan cara paling sederhana yang dapat diterapkan untuk bahan nabati.

See a Problem?

Contoh dalam skala besar Jika pada pengamatan bagian luar wadah, penandaan dan keterangan etiket menunjukkan bahwa bets dapat dianggap homogen , ambil contoh secara terpisah dari berbagai wadah yang dipilih secara acak sesuai ketentuan dibawah ini. Jika bets tidak dapat dianggap homogen, bagi menjadi beberapa sub-bets yang sehomogen mungkin, kemudian lakukan pengambilan contoh pada masing-masing sub-bets seperti pada bets yang homogen. Bulatkan harga n ke angka yang lebih tinggi.

Contoh bahan harus diambil pada bagian atas, tengah dan bawah dari setiap wadah. Jika contoh bahan terdiri dari bagian — bagian berukuran 1 cm atau lebih kecil dan untuk semua bahan yang diserbukkan atau digiling, lakukan pengambilan contoh dengan menggunakan suatu alat pengambil contoh yang dapat menembus bahan dari bagian atas ke bagian bawah wadah, tidak kurang dari dua kali pengambilan yang dilakukan pada arah yang berlawanan. Jika bahan berupa bagian dengan ukuran lebih dari 1 cm, lakukan pengambilan contoh dengan tangan.

Untuk bahan dalam wadah atau bungkus yang besar pengambilan contoh harus dilakukan pada kedalaman 10 cm, karena kelembaban bagian permukaan mungkin berbeda dengan bagian dalam. Persiapkan contoh dalam skala besar dengan menggabungkan dan mencampurkan setiap contoh yang telah diambil dari setiap wadah yang telah terbuka , dan jaga jangan sampai terjadi kenaikan tingkat fragmentasi atau mempengaruhi derajat kelembaban secara bermakna.

Contoh dalam skala laboratorium Persiapkan contoh laboratorium dengan membagi contoh dalam skala besar menjadi empat bagian Catatan: Ambil kedua bagian yang berlawanan dan campur secara hati-hati. Ulangi proses ini secukupnya sampai diperoleh jumlah yang diperlukan Contoh untuk pengujian Kecuali dinyatakan lain pada monografi , buat contoh pengujian sebagai berikut: Perkecil ukuran contoh dalam skala laboratorium dengan membagi empat, jaga agar setiap bagian dapat mewakili.

Pada bahan yang tidak digiling atau tidak diserbukkan, giling contoh sehingga melewati pengayak nomor 20, dan campur hasil ayakan.

Jika bahan tidak digiling, perkecil sedapat mungkin sehingga menjadi lebih halus, campur dengan menguling- gulingkan pada kertas atau kain, sebarkan menjadi lapisan tipis dan ambil bagian untuk pengujian.

Bahan Organik Asing Contoh untuk pengujian Kecuali dinyatakan lain dalam monografi , timbang sejumlah contoh dalam skala laboratorium seperti dibawah ini , usahakan agar bagian yang diambil mewakili jika perlu dibagi empat. Akar, rimpang, kulit batang dan herba Daun, bunga , biji dan buah Potongan bagian tanaman bobot ratarata setiap potongan kurang dari mg g g 50 g Tebarkan contoh menjadi suatu lapisan tipis dan pisahkan bahan organik asing dengan tangan sesempurna mungkin.

Timbang dan hitung prosentase bahan organik asing terhadap bobot contoh yang digunakan. Penilaian Obat Ada 5 macam cara pemeriksaan untuk menilai simplisia 1. Secara Organoleptik Adalah cara pemeriksaan dengan pancaindera dan meliputi pemeriksaan terhadap bentuk, bau, rasa pada lidah dan tangan, kadang- kadang pengamatan dengan pendengaran, dalam hal ini diperhatikan bentuk, ukuran, warna bagian luar dan bagian dalam, retakan- retakan atau gambaran—gambaran dan susunan bahannya berserat-serat, bergumpal,dan lain sebagainya.

Pemeriksaan secara organoleptik harus dilakukan lebih dahulu sebelum dilakukan pemerikaan dengan cara lain, karena pada umumnya pemeriksaan baru dilanjutkan jika penilaian organoleptik memberikan hasil baik. Pada simplisia bentuk serbuk, pemeriksaan secara mikroskopik dapat dilakukan secara serentak dengan cara organoleptik. Secara Mikroskopik Umumnya meliputi pengamatan terhadap irisan melintang dan terhadap serbuk. Secara Fisika Meliputi penetapan daya larut , bobot jenis, rotasi optik, titik lebur, titik beku, kadar air, sifat-sifat simplisia di bawah sinar ultra violet, pengamatan mikroskopik dengan sinar polarisasi dan lain sebagainya.

Secara Kimia Yang bersifat kwalitatif disebut identifikasi dan pada umumnya berupa reaksi warna atau pengendapan. Sebelum reaksi-reaksi tersebut dilakukan terlebih dahulu diadakan isolasi terhadap zat yang dikehendaki , misalnya isolasi dengan cara pelarutan, penyaringan dan mikrosublimasi.

Pemeriksaan secara kimia yang bersifat kwantitatif disebut penetapan kadar. Anhidrotika Mengurangi keluarnya keringat 3. Stomakika Memacu enzim — enzim pencernaan 4.

Analgetika Mengurangi rasa nyeri 5. Antelmintika Membasmi cacing dari dalam tubuh manusia 6. Anti fungi Membasmi jamur, terutama jamur pada misalnya panu. Anti hipertensi Menurunkan tekanan darah. Anti piretika Menurunkan suhu badan 9. Anti emetika Mencegah atau menghilangkan mual atau muntah 16 kulit, Anti diare Menghentikan buang air besar , mencret atau murus Anti septika Membasmi kuman desinfektika Antidotum Penawar racun Antitusif Pereda batuk Ekspetoransia Mengurangi batuk berdahak Anti diabetika Untuk mengobati kencing manis Anti hemoroida Untuk mengobati wasir Anti iritansia Mencegah perangsangan pada kulit dan selaput lendir Cardiaka Untuk jantung Cardiotonika Untuk penguat kerja jantung Cholagoga Membantu fungsi dari empedu Dismenorrhoe Untuk mengobati nyeri haid Digestiva Merangsang pencernaan makanan Dilatator Melebarkan pembuluh darah Depuratif Pembersih darah Emetika Menyebabkan muntah Gonorrhoe Kencing nanah Hair tonic Menguatkan atau menyuburkan rambut 35 Holitosis Menyegarkan nafas Hemostatika Menghentikan perdarahan Insektisida Membasmi serangga Karminativa Mengeluarkan angin dari dalam tubuh manusia Laktagoga Memperlancar air susu ibu Laktifuga Menghentikan atau mengurangi air susu ibu 17 Litotriptika Menghancurkan batu pada kandung kemih Skorbut Sariawan, gusi berdarah karena kekurangan vitamin C Vasodilatansia Memperlebar pembuluh darah Nephrolithiasis Penyakit kencing batu Urolithiasis Adanya batu dalam saluran air kemih Parkinson Penyakit dengan ciri adanya tremor gemetar , tangan serta kaki bergemetaran pada waktu diam Parkinsonisme Penyakit yang mirip parkinson Parasimpatolitika Pelawan efek perangsang saraf parasimpatik Skabicida Obat kudis Sedativa Obat penenang Hipotiroidisme Kekurangan aktivitas dari kelenjar gondok Trikhomoniasis Penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur yang hidup di atas kulit dermatofyt , jamurnya adalah Trichofyton T.

Bagian - Bagian dari Tanaman Kormus tubuh tanaman umumnya dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu radix akar , caulis batang dan folium daun. Di samping itu pada tanaman dapat ditemukan gema kuncup , flos bunga , fructus buah , semen biji , tubera umbi , rhizoma akar tinggal , bulbus umbi lapis. Cortex kulit bagian batang atau buah atau buah yang dapat dikelupas , herba bagian tanaman lunak di atas tanah , pulpa daging buah , kayu lignum. Uraian Tentang Simplisia 1. Buku — buku yang digunakan: Simplisia yang monografinya diuraikan di FI b.

Beberapa simplisia yang monografinya diuraikan di EFI dan dianggap masih relevan untuk diketahui siswa. Simplisia yang sediaan galeniknya diuraikan di FI e. Simplisia di dalam bab-bab tertentu masih disebutkan oleh FI baik sebagai contoh maupun keterangan lain.

Uraian masing-masing simplisia meliputi: Tanaman asal simplisia c. Familia atau keluarga simplisia d. Penggunaannya f. Pemerian g. Bagian yang digunakan h. Keterangan mengenai: Temu kunci Nama tanaman asal: Boesenbergia pandurata Roxb sehleaht Keluarga: Minyak atsiri, damar, pati Penggunaan: Antidiare Pemerian: Bau khas aromatik, rasa agak pahit menimbulkan rasa agak tebal Bagian yang digunakan: Kepingan-kepingan akar tinggal Keterangan: Dilakukan pada umur 1 tahun - Penyimpanan: Zat pahit akorin, zat penyamak, pati, akoretin, tannin.

Bahan pewangi, karminativa, insektisida,demam nifas: Bau khas aromatik, rasa pahit, agak pedas. Akar tinggal: Dikumpulkan pada waktu daun mulai kering, dibersihkan dari semua bagian tanaman lain,tetapi tidak dikupas, biasanya diperoleh dari tanaman berumur 1 tahun. Bila panenan dilakukan kurang dari 1 tahun hasilnya berkurang, dan bila lebih dari 1 tahun hasilnya masih dapat ditingkatkan.

Penggunaan Pemerian Bagian yang digunakan Keterangan - Waktu panen 3. Kolagoga , antispasmodika: Bau khas aromatik, rasa tajam dan pahit: Kepingan akar tinggal: Panenan dilakukan apabila daun dan bagian diatas yang sudah mengering.

Untuk daerah yang musim kemaraunya jelas penanamannya dilakukan pada musim kemarau berikutnya. Di daerah yang banyak dan merata curah hujannya dan tidak jelas musim kemaraunya tanaman dapat dipanen pada umur 9 bulan atau lebih.

Cara panen dilakukan dengan membongkar rimpang menggunakan garpu Syarat Temulawak kering untuk ekspor sebagai berikut: Kuning jingga sampai coklat Aroma: Khas wangi aromatik Rasa: Pahit, agak pedas Kelembaban: Dalam wadah tertutup baik 4.

Temu hitam Nama tanaman asal: Curcuma aeruginosa Roxb Keluarga: Minyak atsiri, pati, damar, lemak Persyaratan kadar: Bagian dari jamu, antirematik, karminativa Pemerian: Bau aromatik lemah, rasa sangat pahit, lama - lama menimbulkan rasa tebal 21 Bagian yang digunakan Keterangan - Penyimpanan: Kepingan — kepingan akar tinggal yang dikeringkan: Dalam wadah tertutup baik 5.

Rimpang temu giring Nama tanaman asal: Curcuma heyneana Val Keluarga: Minyak atsiri, tanin. Antiseptika kulit Pemerian: Bau khas, rasa pahit, agak pedas, lama — lama rasa tebal Bagian yang digunakan: Rimpang Keterangan: Dalam wadah tertutup baik 6.

Kunyit , kunir Nama tanaman asal: Curcuma domestica Val Keluarga: Minyak atsiri, zat warna kurkumin, pati, damar Penggunaan: Karminativa, antidiare, kolagoga, skabisida Pemerian: Bau khas aromatik, agak pedas, lama —lama menjadi tebal Bagian yang digunakan: Akar tinggal Keterangan: Dilakukan pada waktu berumur 1 tahun atau lebih dari waktu tanam - Penyimpanan: Dalam wadah tertutup baik 7.

Bagian yang digunakan Keterangan - Waktu panen: Flag as inappropriate. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders. Similar Ebooks. See more. Analisis Derivat Babi. Maksud dari penerbitan buku ini adalah untuk membantu para peneliti di bidang analisis kehalalan suatu produk, baik makanan, kosmetika, atau farmasi. Di samping itu, buku ini juga dapat digunakan untuk melengkapi kepustakaan di bidang ilmu kimia analisis.

Pengantar Kimia Medisinal. Buku ini merupakan buku pertama di Indonesia yang merupakan pengetahuan pengantar kimia medisinal dalam bahasa Indonesia. Kekuatan dalam buku ini adalah bahasa yang mudah dipahami dan ilustrasi dalam mevisualisasi interaksi obat-reseptor dan di lengkapi dengan latihan proses metabolisme obat. Buku ini membahas tentang konsep dasar dan jenis interaksi obat-reseptor, reaksi biotransformasi fase I, reaksi biotransformasi fase II, dan teori tentang interaksi obat reseptor, dan latihan reaksi biotransformasi obat.

Materi dalam buku ini diharapkan dapat memudahkan pembaca untuk mendapat gambaran mengenai dasar interaksi obat dan reseptor dan dapat membantu mahasiswa ditengah keterbatasan sumber bacaan tentang kimia medisinal dalam bahasa Indonesia.

Mikrobiologi Farmasi - Download

Obat-obat Penting Edisi ketujuh. Tan Hoan Tjay dan Drs. Enam tahun sudah berlalu sejak edisi ke-6 buku ini. Telah banyak perkembangan baru di bidang farmakoterapi, khususnya farmakogenetika, targeted therapy dan stemcell untuk terapi regeneratif. Dalam Edisi ke-7 ini, akan diuraikan obat-obat mutakhir yang dibuat melalui bioteknik rekombinan seperti biologicals, termasuk sitokin-sitokin, zat-zat pemblokir Tumor Necrosis Factor, interferon, penghambat interleukin, perintang tirosin kinase dan monoklonal antibodies MOABs.

Biological Response Modifier atau imunomodulator semakin banyak disentesa Humira, Remicade yang memegang peranan penting pada penanganan penyakit berdasarkan reaksi auto- imun.

Selanjutnya akan dipaparkan obat-obat kanker baru yang berkembang dalam delapan tahun terakhir, antara lain temsirolimus dan sunitinib untuk kanker ginjal terminal, dan lapatinib untuk kanker payudara lanjut. Sitostatika baru dengan mekanisme kerja yang berlainan adalah tirosin kinase inhibitor, topoisomerase inhibitor irinotecan, etoposida dan zat-zat antimetabolit gemsitabin.

Untuk topik geriatri akan diuraikan bahaya efek samping obat-obat tertentu bagi para lansia sehubungan dengan perubahan metabolisme, homeostasis, degenerasi organ-organ dan comorbiditas.

Kata Dokter: Sehat Setiap Hari Ala Blogdokter. Made C. Sehat adalah salah satu langkah menuju bahagia. Kata Dokter berisi kompilasi tweet dari blogdokter yang membahas beragam masalah kesehatan lengkap dengan solusi dan pencegahannya. Buku ini akan menjadi sahabat terbaik Anda dalam mengatasi masalah kesehatan sehari-hari. Bersiaplah menjadi sehat, bersiaplah untuk terus bahagia.

Cara-cara mencegah diabetes. Autisme; bagaimana mengetahui gejalanya?

Farmasi download fisik ebook